Pengamat: Perlu Transparansi dan Evaluasi Ekonomi
Pengamat ekonomi infrastruktur dari Universitas Indonesia, Dr. Ichsan Malik, menilai wajar jika publik mempertanyakan keterlibatan asing dalam proyek besar seperti Whoosh. Namun, menurutnya, isu kedaulatan harus dibedakan dari aspek bisnis dan finansial.
“Yang penting bukan siapa investornya, tapi bagaimana perjanjian dan pembagian risikonya. Kalau negara masih memegang kendali dan transparansi dijaga, maka tidak ada pelanggaran terhadap kedaulatan,” kata Ichsan.
Ia juga menekankan pentingnya audit menyeluruh atas proyek tersebut agar publik mengetahui secara pasti kondisi keuangannya. “Audit publik bisa meredam spekulasi dan menjaga kepercayaan terhadap pemerintah,” tambahnya.
—
Penutup
Pemerintah memastikan bahwa proses restrukturisasi proyek Whoosh masih berlangsung dan akan diumumkan secara resmi setelah kesepakatan dengan pihak Tiongkok tercapai. Sementara itu, kritik dari kalangan aktivis seperti Muslim Arbi menjadi pengingat penting agar kebijakan ekonomi besar tetap berpijak pada prinsip kedaulatan dan kepentingan nasional.***










Komentar