Wasile Timur, Halmahera Timur – Dalam semangat memperkuat peran transmigrasi sebagai ekosistem pertumbuhan ekonomi yang substansial, Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, secara resmi membuka Festival Transmigrasi Wasile 2025 di Lapangan Mancalele, Desa Cemara Jaya, Kamis (27/11). Festival ini menjadi momentum penting dalam memperingati 43 tahun perjalanan transmigrasi di Kecamatan Wasile Timur, yang telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, budaya, dan kewirausahaan lokal.
Dengan tema “Tandur Tuwuh Keraharjaan” yang berarti menanam dan menumbuhkan kesejahteraan, festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga menegaskan peran transmigrasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah timur Indonesia.
Bupati Ubaid Yakub dalam sambutannya menekankan bahwa transmigrasi bukan sekadar program pemindahan penduduk, melainkan strategi pembangunan jangka panjang yang telah membentuk ekosistem sosial-ekonomi yang tangguh di Halmahera Timur.
“Transmigrasi telah membuktikan dirinya sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Dari lahan tidur menjadi lahan produktif, dari desa terpencil menjadi sentra pertanian dan UMKM. Ini adalah bukti nyata bahwa transmigrasi adalah investasi masa depan,” ujar Bupati Ubaid sebelum memukul gong sebagai simbol dimulainya festival.










Komentar