Belanja Rumah Tangga Gubernur & Wakil Gubernur Rp 22.599.600.000 Untuk kebutuhan operasional dan fasilitas kedinasan pejabat
Belanja Dinas Pertanian Rp 19.800.000.000 Untuk 587.000 petani di seluruh Maluku Utara
Selisih Rp 2.799.600.000 Belanja rumah tangga pejabat lebih tinggi dari sektor pertanian
Nilai Tukar Petani (NTP) Maluku Utara: Indikator Kesejahteraan
Tahun / Bulan NTP Perubahan
Januari 2023 103,69 Turun 1,14% dari Desember 2022
Februari 2024 102,86 Naik tipis 0,06%
April 2025 106,50 Naik 0,53% dari bulan sebelumnya
Interpretasi:
NTP di kisaran 100–106 menunjukkan kesejahteraan petani stagnan.
Kenaikan tahunan di bawah 1% → posisi tawar petani belum membaik.
Biaya hidup dan produksi masih hampir setara dengan pendapatan hasil panen.
Sorotan Para Pengamat
“Anggaran besar masih terserap untuk kenyamanan birokrasi. Jika sebagian kecil saja dialihkan ke pertanian, efek ekonominya bisa jauh lebih besar.”Dr. Saiful Ahmad, Pengamat Kebijakan Publik
“Petani menjadi mayoritas tanpa kekuasaan. RAPBD semestinya membela mereka, bukan melayani gaya hidup pejabat.” Muslim Arbi, Pengamat Politik
“NTP yang stagnan adalah bukti lemahnya komitmen politik pro-petani. Pemerintah harus meninjau ulang prioritas fiskalnya.”
Said Alkatiri, Ketua LIRA Malut
Pesan Akhir
“Masa depan Maluku Utara tidak dibangun dari rumah dinas pejabat, melainkan dari tangan-tangan petani yang memberi makan seluruh rakyatnya.”Dr.Saiful Ahmad, M.Si, Akademisi dan Pengamat Kebijakan Publik.








Komentar