oleh

Jalan Baru, Harapan Baru : Komitmen Gubernur Sherly Laos Bangun Konektivitas untuk Menggerakkan Ekonomi Maluku Utara

-Malut-475 Dilihat

“Ibu Gubernur menegaskan agar setiap proyek jalan diselesaikan cepat dan tepat. Ini contoh pemimpin yang turun tangan, bukan sekadar turun bicara,” kata Risman Iriyanto, Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara.

Menurut Risman, proyek Sidangoli–Jailolo ditargetkan selesai dalam waktu dekat karena volume pekerjaan tidak terlalu besar, namun dampaknya sangat luas terhadap aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Infrastruktur Sebagai Motor Ekonomi Daerah

Baca Juga  MASYA ALLAH ! Sumbang Rp250 Juta dari Pokir untuk Masjid, Ketua DPRD Malut, Drs.Iqbal Ruray, MBA, Didoakan Dapat Istana di Surga

Program pembangunan jalan ini merupakan bagian dari kebijakan besar Pemprov Maluku Utara dalam memperkuat jaringan konektivitas antarwilayah — dari Halmahera Barat, Selatan, hingga Morotai. Fokusnya bukan hanya membangun jalan, tetapi menciptakan jalur ekonomi baru yang menghubungkan sentra produksi dengan pasar utama di Ternate dan kota-kota pesisir.

“Infrastruktur yang baik bukan hanya memudahkan kendaraan lewat, tapi menghubungkan potensi dan impian masyarakat,” ungkap Sherly Laos.

Baca Juga  Visi Pembangunan Malut Dinilai Terlupakan, Gub Sherly Didesak APBD Jadi Alat Pemerataan

Dengan semakin terbukanya akses, distribusi hasil pertanian dan perikanan kini lebih cepat dan efisien. Biaya logistik menurun, aktivitas perdagangan meningkat, dan peluang investasi baru mulai tumbuh di sektor transportasi dan pariwisata.

Suara dari Warga: Pembangunan yang Terasa, Bukan Sekadar Janji

Di Desa Sidangoli Gam, warga mulai merasakan manfaat pembangunan. Para pedagang kecil kini bisa berangkat lebih pagi ke pasar tanpa takut terjebak jalan rusak. Anak-anak sekolah pun lebih mudah dijemput kendaraan tanpa harus berjalan kaki jauh.

Baca Juga  Brigjen Arif Budiman Jabat Kapolda Maluku Utara, Gantikan Irjen Waris Agono yang Pensiun

“Dulu kami tidak percaya jalan ini bisa diperbaiki. Sekarang, kami lihat sendiri pemerintah benar-benar kerja,” kata Aminah (37), pedagang sayur di Jailolo.

Bagi masyarakat, jalan yang baik berarti waktu tempuh lebih singkat, ongkos transportasi lebih murah, dan pendapatan lebih stabil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *