“Sejak masa Presiden Pak Jokowi, kami diberi tanggung jawab bukan hanya mengurus kependudukan, tapi juga ikut menekan jumlah penderita stunting,” tutur Herlina dengan nada mantap.
Namun, upaya di lapangan tidak selalu mudah. Menurut Herlina, kondisi geografis Ternate yang terdiri dari pulau-pulau membuat pelaksanaan program sering terkendala. “Di Batang Dua, Hiri, dan Moti, kami masih menghadapi kesulitan jaringan internet dan akses transportasi,” ujarnya.
Meski begitu, semangat para petugas tidak surut. Dinas P2KB Ternate mengerahkan 375 tenaga pegawai tidak tetap (PTT) yang tersebar di delapan kecamatan. Mereka menjadi ujung tombak dalam memberikan penyuluhan, pendataan keluarga, hingga edukasi tentang gizi dan kesehatan anak.








Komentar