Karena itu, langkah Rizal Marsaoly seharusnya tidak berhenti sebagai berita sesaat. Pemerintah kota perlu menjadikannya gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Di era di mana pejabat sering kali diidentikkan dengan protokoler dan jarak sosial, Rizal memberi contoh sederhana bahwa pelayanan publik sejati adalah hadir, bekerja, dan memimpin dari depan.
Ternate butuh lebih banyak pejabat seperti ini — yang tidak hanya pandai berbicara tentang pelayanan, tetapi menegaskannya lewat tindakan nyata.***








Komentar