TERNATE – Di tengah gempuran produk impor dan dominasi marketplace nasional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, menegaskan sikap tegas: belanja pemerintah daerah harus kembali ke rakyat. Harus menjadi stimulus nyata bagi penguatan produk lokal dan kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Penegasan yang penuh komitmen itu disampaikan Rizal saat membuka Sosialisasi Strategi Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kota Ternate di Hotel Batik, Rabu, 21 Oktober 2026.
Di hadapan para pimpinan OPD, pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga kasubag keuangan dan perencanaan, Rizal tidak berbicara normatif soal regulasi. Ia berbicara soal keberpihakan.
Menurutnya, konsolidasi pengadaan bukan sekadar strategi administratif untuk efisiensi, transparansi dan akuntabilitas. Lebih dari itu, ini adalah strategi keberpihakan ekonomi.
“Pemanfaatan Produk Dalam Negeri dan pelibatan aktif UMKM bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan komitmen kita bersama untuk membangkitkan perekonomian Kota Ternate. Melalui strategi konsolidasi ini, belanja daerah harus menjadi stimulus utama bagi kemajuan produk-produk lokal,” tegas Rizal, dengan nada tinggi.









Komentar