Hubungan mesra ekonomi Tiongkok dan Maluku Utara sudah berada pada tingkat kemesraan yang kuat, terutama melalui industri nikel dan pengolahan mineral. Data BPS yang dirilis 1 September 2026, menunjukkan bahwa sepanjang Januari–Juli 2026, nilai ekspor Maluku Utara mencapai US$9,84 miliar, dan sebanyak US$8,92 miliar atau 90,61% dikirim ke pasar Tiongkok. Komoditas utamanya adalah besi dan baja serta nikel.
Pada sisi impor, ketergantungan terhadap Tiongkok juga terlihat jelas, dari total impor Maluku Utara sebesar US$4,46 miliar, impor dari Tiongkok mencapai US$2,28 miliar atau 51,22%. Dengan kurs rata-rata periode Januari–Juli 2026, nilai tersebut kira-kira setara Rp39,7 triliun.









Komentar