oleh

Melemahnya Trust dan Tingginya Resistensi Politik Istana — Oleh Tony Rosyid : Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa


Keempat, orkestrasi politik istana yang tidak rapi. Banyaknya faksi dan perebutan pengaruh di lingkaran istana yang telah menjadi isu publik dianggap sebagai bagian dari sumber masalah bagi stabilitas politik nasional. Sehingga muncul pertanyaan publik: mereka bekerja untuk rakyat atau hanya berkompetisi untuk kepentingan faksinya masing-masing?

Jika empat hal ini bisa dibenahi dan dirapikan, disertai dengan kecerdasan dan kecerdikan tim istana dalam mwlakukan komunikasi publik dengan mengekspose setiap keberhasilan kerja yang proven dan memberi dampak positif, bahkan kepuasan bagi rakyat, maka persepsi dan ekspektasi publik bisa berangsur berubah.

Baca Juga  EL NINO POLITIK NASIONAL — Oleh Smith Alhadar : Penasihat Institute for Democracy Education (IDe)

Sebaliknya, jika semua indikator keterpurukan politik istana itu diabaikan dan presiden masih percaya diri dan terus merasa aman, maka ini akan memperbesar potensi lahirnya sejarah baru yang boleh jadi tak pernah disadari kemunculannya, bahkan oleh istana itu sendiri.

Jakarta, 5 Agustus 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *