Karakter kepemimpinan tangguh itu tampak saat ia memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan meski dalam keterbatasan. Fokus utama diarahkan pada pelayanan dasar: kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan konektivitas ke wilayah kepulauan.
“Kita harus hadir untuk rakyat. Mau di pusat kota atau di pulau terluar, hak mereka untuk mendapatkan pelayanan yang layak harus dipenuhi,” tegasnya.
Sikap tegas Walikota ini mendapat apresiasi dari ASN dan warga yang hadir. Di tengah tekanan fiskal nasional, Pemkot Ternate di bawah kepemimpinan Dr. HM. Tauhid Soleman memilih untuk tidak mundur, melainkan beradaptasi dan tetap menjaga kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Upacara ditutup dengan defile dan atraksi dari pelajar serta komunitas, menambah semarak peringatan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia di Kota Ternate.***








Komentar