Muslim menilai sangat dangkal jika sebuah ide politik disikapi dengan pendekatan hukum pidana.
“Yang dihukum itu koruptor, narkoba, pemerkosa. Bukan pemikiran. Karena pikiran tidak bisa dipenjara,” tandasnya.
Untuk menguatkan argumennya, ia mengutip sikap *Presiden BJ Habibie* di era reformasi yang membebaskan para tahanan politik.
“Simak ungkapan Presiden Habibie: yang dihukum itu pelaku kriminal, bukan pemikir,” tutur dia.
*Akar Masalahnya: Otonomi Daerah Dipreteli*









Komentar