JAKARTA. — Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) Muliansyah Abdurrahman menyoroti belum adanya kepastian realisasi proyek Blok Masela di Maluku. Ia menilai proyek strategis nasional itu sudah terlalu lama menjadi wacana tanpa dampak nyata bagi masyarakat.
“Blok Masela ini aset bangsa nilainya triliunan. Sudah belasan tahun dibahas tapi eksekusinya lambat. Jangan sampai ini hanya jadi proyek elit tanpa dirasakan rakyat Maluku,” kata Muliansyah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/8/2026).
Menurutnya, di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, semangat kedaulatan energi dan kemandirian ekonomi harus menjadi acuan utama pengelolaan Blok Masela.









Komentar