Habib Alwy juga mengapresiasi kebijakan Wali Kota Ternate H.M. Tauhid Soleman yang memfasilitasi pemulangan jenazah. Menurutnya, langkah itu membuka tabir kebaikan bagi almarhum di mata publik.
“Kebijakan Wali Kota H.M. Tauhid Soleman membuka tabir mulia untuk nama besar H. Burhan Abdurahman,” ujarnya.
Kesaksian Habib Alwy ini sejalan dengan pernyataan Sekretaris Daerah Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly, yang sebelumnya juga menyebut jasad almarhum tetap utuh dan tidak berbau.
Rizal, yang disalah satu unggahannya menyebut almarhum sebagai gurunda dalam karier birokrasi dan politiknya, disebut menjadi sosok di balik ide pemulangan jenazah. Ia mengurus proses pemulangan dari awal hingga pemakaman kembali di pekuburan Islam Kelurahan Kampung Makasar Barat, Ternate.







Komentar