“Itu nilai-nilai yang ingin kita integrasikan selain nilai-nilai yang memang sudah kami tanamkan sebagai nilai khas Sekolah Islam Terpadu Darul Fikri Makassar,” lanjutnya.
Pelaksanaan Dation III tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari berbagai sekolah di Sulawesi Selatan. Bahkan, panitia mengaku harus membatasi jumlah peserta karena keterbatasan kapasitas lokasi kegiatan.
Rasyidin mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah sekolah yang ingin mendaftarkan diri, namun belum dapat diakomodasi pada tahun ini.
“Masih ada beberapa peserta yang sebenarnya masih mau daftar, masih ingin mendaftarkan dirinya. Akan tetapi memang untuk sementara ini yang bisa kita tampung karena keterbatasan tempat juga, itu hanya 16 pangkalan,” jelasnya.
Meski diselenggarakan oleh SIT Darul Fikri Makassar, kegiatan tersebut ditegaskan terbuka untuk umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah internal jaringan SIT saja.
Menariknya, pada pelaksanaan tahun ini terlihat peningkatan partisipasi dari sekolah-sekolah Islam Terpadu dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Meskipun saya melihat bahwa di tahun ini sudah meningkat jumlah Sekolah Islam Terpadu yang berpartisipasi. Karena sebelum-sebelumnya itu memang kebanyakan dari teman-teman sekolah negeri yang berpartisipasi,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan Dation direncanakan akan kembali dilaksanakan pada tahun depan dengan konsep yang tetap berfokus pada perlombaan keterampilan pramuka penggalang.









Komentar