Selain mengamankan venue utama dan akomodasi, koordinasi dengan mitra jasa seperti hotel, transportasi, dan restoran juga diperkuat. Agenda kegiatan besar terdiri dari sembilan rangkaian utama: Rapat Kerja Nasional, Simposium Internasional, Festival Budaya, Expo, Festival Gastronomi, Penyerahan Pataka, Pawai Budaya, Heritage City Tour, dan City Tour.
Dalam menyambut Simposium Internasional, Sekda mengingatkan pentingnya mengangkat narasi tentang pulau-pulau penghasil rempah dan sejarahnya yang berkesan. “Kita harus hidupkan cerita sejarah rempah agar tamu yang datang tidak hanya menikmati acara, tapi memahami peran penting Ternate dalam peta dunia,” tambahnya.
Gastronomi menjadi salah satu kekuatan utama, dan Sekda menekankan, festival kuliner harus dikemas dengan spektakuler agar mampu menarik perhatian nasional dan internasional. “Jangan tampilkan yang biasa-biasa saja. Buat gastronomi ini menjadi magnet yang meninggalkan kesan mendalam,” tuturnya penuh semangat.
Tak kalah penting, rute pawai budaya akan dimulai dari Fort Oranje menuju Kedaton Kesultanan, menampilkan nilai historis yang kental dan visual yang memukau. Heritage City Tour pun diarahkan untuk menyajikan narasi mendalam tentang jejak rempah dalam sejarah, termasuk kisah Alfred Russel Wallace dan surat-surat penting dari Ternate.








Komentar