Jakarta, 23 Desember 2025 — Presiden Prabowo Subianto didesak untuk segera mengambil langkah tegas dengan memecat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahalil Lahadalia, menyusul mencuatnya konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang diduga dipicu oleh pemberian konsesi tambang kepada organisasi tersebut.
Desakan ini disampaikan oleh Muslim Arbi, Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu, yang menilai bahwa konflik berkepanjangan di tubuh PBNU tidak bisa dilepaskan dari kebijakan kontroversial terkait tambang yang melibatkan Bahalil dan mantan Presiden Joko Widodo.
“Presiden Prabowo wajib turun tangan menyelesaikan konflik di tubuh NU. Salah satu langkah penting adalah memecat Bahalil dari kabinet agar tidak menjadi beban bagi pemerintahan,” ujar Muslim Arbi dalam pernyataannya, Senin (23/12).









Komentar