Penghargaan dari SETARA Institute ini melengkapi deretan pengakuan yang telah diterima Harita Nickel dalam bidang keberlanjutan, tata kelola, dan komunikasi. Namun, seperti ditegaskan oleh Alexander, perwakilan manajemen Harita Nickel, penghargaan ini bukanlah tujuan akhir.
“Kami akan terus memperbarui kebijakan dan praktik sesuai standar HAM terkini, menjaga ruang komunikasi yang terbuka, dan memastikan bahwa hilirisasi serta transisi energi berjalan seiring dengan penghormatan terhadap martabat manusia dan pelestarian lingkungan,” tegas Alexander.
Tentang Harita Nickel
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), bagian dari Harita Group, merupakan pionir dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit di Indonesia menggunakan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL). Beroperasi di Pulau Obi, Maluku Utara, Harita Nickel mendukung penuh program hilirisasi pemerintah dengan menghasilkan produk strategis seperti Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan Nikel Sulfat (NiSO₄), bahan utama baterai kendaraan listrik.
Dengan komitmen kuat terhadap keberlanjutan, inovasi teknologi, dan penghormatan terhadap HAM, Harita Nickel membuktikan bahwa pertambangan masa depan adalah pertambangan yang bertanggung jawab.
**#HaritaNickel #BisnisDanHAM #Sustainability #ESG #TambangBertanggungJawab #IndonesiaMaju**




Komentar