Belum lama ini Presiden Prabowo menyatakan keprihatinannya ketika melihat video yang menunjukkan anak-anak di daerah terpencil harus menyeberangi sungai — tanpa jembatan — setiap hari untuk pergi ke sekolah. Ia bilang bahwa kondisi seperti ini “tidak bisa terus dibiarkan.
Saya cermati pidatonya, ia mengungkap bahwa ada ribuan titik penyeberangan di seluruh Indonesia di mana akses ke sekolah masih sangat sulit, baik karena tidak ada jembatan maupun karena jembatannya tidak layak.
Penegasan dengan nada dan raut wajah sedih, presiden kita menyebut bahwa kemudahan menyeberang sungai — merupakan bagian penting dari hak pendidikan. Ia menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan pemenuhan akses dasar seperti ini.
Disaat keprihatinan dan harapan besar masyarakat agar persoalan-persoalan ini dapat di atasi, awan duka datang menyelimuti dunia pendidikan kita hari ini, terjadi di Desa Ngajam Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara.









Komentar