Tapi pilihan ini tidak akan berjalan mulus karena oposisi di dalam dan luar negeri sangat besar. Opsi lain bagi Prabowo — tapi berbahaya — adalah membujuk Trump melalui PM Israel Benjamin Netanyahu yang punya jaringan lobi Yahudi yang kuat di AS. Konsesinya adalah Indonesia tetap mengirim tentara untuk bergabung ke dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) pimpinan Trump di Gaza. Opsi ini berdampak negatif di dalam negeri karena ISF akan bekerja untuk kepentingan Israel. Sementara ISF akan berperang melawan Hamas.
Memang untuk menjaga politik luar negeri yang bebas aktif, ada opsi lain meskipun tidak mudah, yaitu reformasi perizinan investasi asing untuk menghindari ekonomi berbiaya tinggi, konsisten secara keras melenyapkan korupsi, dan mendiversifikasi perdagangan luar negeri. Tapi ini belum cukup. Prabowo harus meningkatkan legitimasinya dalam negeri dengan membangun kepercayaan publik melalui kebijakan ekonomi, politik, sosial yang masuk akal dan berpihak pada rakyat. Penanganan banjir bandang di Sumatera menjadi ujian berat saat ini.
Tangsel, 13 Desember 2025







Komentar