“AMPP-TOGAMMOLOKA berdiri bersama korban. Dunia pendidikan harus menjadi tempat yang menyenangkan dan membahagiakan, bukan tempat yang menakutkan. Maluku Utara dalam kondisi darurat pelecehan seksual,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Masyarakat berharap aparat hukum bertindak cepat dan adil demi keadilan bagi korban dan pencegahan kasus serupa di masa mendatang.***







Komentar