Intan menyebut, tindakan bejat ini sangat mencederai dunia pendidikan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi sekolah. “Ini sangat miris. Guru yang seharusnya menjadi teladan justru menjadi pelaku kekerasan seksual terhadap anak didiknya,” ujarnya lirih.
AMPP-TOGAMMOLOKA juga mendesak Bupati Halmahera Selatan untuk segera mencopot oknum guru PPPK tersebut dari jabatannya. “Dia tidak layak berada di lingkungan pendidikan. Kami minta dengan tegas kepada Bupati Hal-Sel segera mencopot oknum guru bejat ini,” tandas Intan.
Lebih lanjut, Intan mengingatkan bahwa Maluku Utara saat ini berada dalam kondisi darurat pelecehan seksual. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, menyenangkan, dan membahagiakan bagi anak-anak.






Komentar