Pandaan, 28 November 2025 — Sebuah pernyataan mengejutkan kembali mengguncang ruang publik. Kali ini datang dari Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu, Muslim Arbi, yang menilai bahwa pemecatan Anies Baswedan dan Prof. Yuddy Chrisnandi dari kabinet pertama Presiden Joko Widodo bisa menjadi petunjuk kuat atas dugaan keberadaan ijazah palsu milik Presiden Jokowi.Dalam sebuah forum diskusi bertajuk *Madilog*, Yuddy Chrisnandi, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sekaligus mantan Duta Besar RI, membuka sedikit tabir soal pemecatannya bersama Anies Baswedan, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurut Yuddy, pemecatan mereka bukan semata-mata karena kinerja, melainkan diduga kuat berkaitan dengan kebijakan tegas mereka dalam menertibkan ijazah palsu di lingkungan birokrasi dan pendidikan. “Jika saja kami tidak segera dicopot, bisa jadi kebenaran soal ijazah Presiden akan terbuka,” ujar Yuddy dalam forum tersebut.
Pernyataan ini langsung memantik reaksi publik. Pasalnya, baik Anies maupun Yuddy dikenal sebagai figur dengan latar belakang akademik yang kuat dan integritas tinggi. Keduanya juga dinilai memiliki rekam jejak kinerja yang baik selama menjabat di kabinet. Namun, pemecatan mendadak mereka kala itu masih menyisakan tanda tanya besar.








Komentar