Kegiatan ini dirancang dengan empat tujuan utama: menyediakan sumber sejarah yang dapat menjadi bagian dari kurikulum pendidikan, meningkatkan minat baca masyarakat, memperkenalkan ketokohan Sultan Baabullah kepada generasi muda, serta menguatkan identitas masyarakat melalui kampanye literasi sejarah.
Dengan menghadirkan narasumber seperti Dr. Syaiful Bahri Ruray dan Prof. Dr. Susanto Zuhdi, serta moderator Dr. Thamrin Husain, acara ini menjadi ruang diskusi yang kaya akan perspektif sejarah dan kebudayaan.
Momentum Kebangkitan
Acara yang dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, akademisi, penggiat literasi, penulis lokal, dan masyarakat umum ini menjadi bukti bahwa semangat literasi sejarah telah menyala di Kota Ternate. Dengan pemukulan gong oleh Wali Kota sebagai simbol peluncuran resmi, Ternate menandai babak baru dalam perjalanan intelektualnya.
Wali Kota Tauhid Soleman menutup sambutannya dengan harapan besar: “Jangan berhenti pada kegiatan hari ini. Bacalah buku ini, diskusikan, dan tanamkan nilai-nilai kepemimpinan Sultan Baabullah dalam kehidupan sehari-hari.”
Ternate Bangkit, Ternate Berbudaya














Komentar