oleh

PKK Halmahera Selatan Sabet 7 Juara di HKG PKK Malut 2025: Rifa’at Al-Sa’adah Buktikan Perempuan Bisa Jadi Motor Pembangunan

Halmahera Barat, Maluku Utara — Kabupaten Halmahera Selatan kembali menorehkan prestasi gemilang.

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Halsel yang dipimpin oleh Ny. Rifa’at Al-Sa’adah Bassam sukses memborong tujuh gelar juara sekaligus dalam ajang Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Provinsi Maluku Utara tahun 2025, yang digelar di Kabupaten Halmahera Barat.

Kemenangan ini bukan hanya tentang piala dan piagam, tetapi juga simbol keberhasilan perempuan Halsel dalam mendukung program pembangunan daerah melalui penguatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Bassam Kasuba Tegaskan Komitmen Wujudkan Halmahera Selatan yang Bersih dan Berkelanjutan

Rifa’at Al-Sa’adah, yang dikenal rendah hati namun tegas dalam bekerja, menyebut prestasi ini sebagai hasil dari kerja kolektif dan semangat kebersamaan seluruh kader PKK di desa hingga tingkat kabupaten.

“PKK itu bukan organisasi seremonial. Kami bekerja nyata, hadir di tengah masyarakat, dan bergerak bersama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Setiap lomba hanyalah cermin dari semangat gotong royong kami,” ujar Rifa’at dengan senyum penuh syukur.

Baca Juga  Buka FGD :Bupati Bassam Kasuba Berharap Princes van Kasiruta Jadi Pahlawan Nasional.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sasadu Lamo, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Selasa (14/10/2025) malam, suasana puncak HKG berlangsung meriah dan dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Utara Ny. Hj. Rusni Sarbin, Bupati Halmahera Barat James Uang, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, serta sejumlah pimpinan daerah dan kader PKK se-Maluku Utara.

Baca Juga  Langkah Strategis Bupati Bassam Kasuba: Bangun Kemitraan Pemerintah dan Organisasi Mahasiswa

Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad, dalam sambutannya menilai kegiatan HKG PKK menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas perempuan Maluku Utara.

“Sebanyak 650 peserta dari sembilan kabupaten/kota hadir. Ini luar biasa, karena kegiatan seperti ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi wadah pertukaran ide dan semangat pemberdayaan,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed