JAKARTA—Pengamat politik dan hukum Muslim Arbi memberikan klarifikasi penting terkait pernyataannya yang sempat ramai diberitakan sejumlah media online mengenai kenaikan uang reses anggota DPR RI. Ia menegaskan, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menggoreng pernyataannya untuk membenturkan dirinya dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sekaligus menciptakan kesan seolah dirinya menyerang Dasco secara pribadi.
Menurut Muslim, konteks pernyataannya hanyalah bentuk kritik terhadap kebijakan kenaikan uang reses DPR secara umum, bukan ditujukan kepada individu tertentu, apalagi terhadap Dasco Ahmad.
“Saya hanya menyampaikan kritik terhadap kebijakan kenaikan uang reses DPR secara umum. Tapi entah kenapa, ada pihak yang memelintir dan menambahkan narasi seolah saya menyalahkan atau menuding Pak Dasco. Itu tidak benar sama sekali,” tegas Muslim Arbi dalam keterangannya, Jumat (18/10/2025).
Muslim menjelaskan, keputusan kenaikan uang reses bukanlah keputusan sepihak dari pimpinan DPR, melainkan hasil dari mekanisme kolektif kolegial antara pimpinan dan anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR bersama Sekretariat Jenderal DPR. Dengan demikian, tanggung jawab moral dan politik terkait keputusan tersebut melekat pada seluruh anggota DPR, bukan hanya pada satu nama.
“DPR itu lembaga kolektif. Setiap kebijakan, termasuk soal anggaran, tidak bisa diputuskan oleh satu orang. Jadi semua anggota DPR harus ikut bertanggung jawab terhadap keputusan itu,” jelasnya.









Komentar