Pihak Kesultanan Ternate menyambut baik dukungan tersebut. Melalui juru bicara Kesultanan, H. Rasyid Sjah, pihak Kesultanan mengapresiasi langkah Wali Kota Tauhid yang dianggap memahami nilai strategis Kesultanan dalam membangun peradaban lokal yang berakar pada sejarah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran pemerintah. Dukungan ini bukan hanya soal fasilitas, tapi tentang kepercayaan dan penghormatan terhadap Kesultanan sebagai penjaga identitas dan kebudayaan Ternate,” ujar Rasyid Sjah.
“Dengan sinergi seperti ini, kami yakin Kesultanan dan Pemkot dapat berjalan seiring dalam menjaga marwah adat, budaya, dan sejarah Ternate yang luhur.”
Langkah Tauhid Soleman ini menjadi bagian dari visi besarnya menjadikan Ternate sebagai “Kota Beradat dan Berbudaya Kuat” — sebuah gagasan yang menempatkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai pondasi pembangunan modern. Melalui kolaborasi pemerintah dan Kesultanan, Ternate bukan hanya membangun ruang kota, tetapi juga merawat ruang nilai dan kebanggaan identitas.
Bagi Tauhid, menjaga Kesultanan berarti menjaga jiwa kota itu sendiri. Dan di tengah arus globalisasi yang kian deras, komitmen itu menjadi penanda bahwa Ternate tidak hanya ingin maju, tetapi juga ingin tetap berakar kuat dalam budaya dan teguh dalam sejarah.•••














Komentar