Rangkaian kegiatan 10–12 Juli itu diisi Expo Taman Koperasi yang diikuti puluhan koperasi se-Kota Ternate. Tujuannya satu: memperkenalkan produk, memperluas pasar, dan mengedukasi warga bahwa koperasi bukan “badan usaha jadul”.
Di akhir acara, panitia juga memberi penghargaan ke sponsor dan mitra. Anak usia 4–5 tahun pemenang lomba mewarnai pun naik ke panggung menerima hadiah.
Fokus ke Koperasi Kelurahan Merah Putih
Yang paling disorot Pemkot tahun ini adalah Koperasi Kelurahan Merah Putih [KKMP].
“Harapan Pak Wali Kota jelas: percepat, dampingi, dan dorong pengurus KKMP agar bisa tumbuh seperti koperasi-koperasi eksisting yang sudah jalan puluhan tahun,” tegas Chairul.
Ia menekankan KKMP tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Harus “numpang ilmu” dan jejaring dari koperasi yang sudah mapan di Ternate.
“Koperasi lama dan koperasi baru harus bersinergi. Kalau tidak, KKMP hanya jadi nama. Kita ingin KKMP benar-benar memberi manfaat langsung ke warga,”katanya.









Komentar