”Maksudnya Kami menagih janji Ibu Sherly Tjoanda dan Kiyai Sarbin Sehe akan bangunjalan lingkar pulau Makian”ujar warga pulau Makian yang enggan disebutkan namanya ini.
Seperti diketahui, jalan lingkar pulau Makian telah menjari persoalan pelik bagi Masyarakat di pulau Makian.Tuntutan ini menggema sejak Provinsi Maluku Utara berdiri dan dipimpin 3 Gubernur yakni H.Thaib Armayin, KH.Gani Kasuba dan kini Gubernur Sherly Tjoanda.
Ketiadaan jalan lingkar pulau Makian memang menjadi masalah serius bagi masyarakat di Pulau Makian karena menimbulkan berbagai persoalan bagi warga pulau Makian.Ketiadaan akses jalan menyebabkan ketidakadilan pelayanan publik bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
Dibidang layanan kesehatan misanya, masyarakat yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan di ibukota kecamatan harus menempuh perjalanan berjam-jam melalui transportasi laut seadanya yang kadang berombak atau melakui jalan darat tak beraspal yang berlubang.
Pemda Halmahera Selatan melalui kebijakan Bupati Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin telah membangun jalan lingkar sepanjang beberapa kilo meter.
Diharapkan melalui intervensi kebijakan Gubernur Sherly dapat menjawab tuntutan jalan lingkar pulau Makian.
Ketiadaan jalan lingkar pulau makian itu merupakan potret nyata ketidakadilan pemerintah dan pemerintah daerah bagi masyarakat Pulau Makian sejak berdirinya republik indonesia.
“Kami menuntut keadilan”lantang Abdul Gani”













Komentar