Makna Filosofis Pemindahan Makam ke Ternate
Sosiolog dari Unkhair ini menilai pemindahan makam H. Bur ke Ternate memiliki makna filosofis mendalam. “Ini bukan hanya tentang memindahkan jasad seorang tokoh, tetapi memulangkan sejarah, keteladanan, dan cinta seorang pemimpin kepada tanah yang ia perjuangkan sepanjang hidupnya.”
Ia menambahkan, dalam kultur masyarakat Maluku Utara, tokoh besar selalu memiliki ikatan batin dengan negerinya. “Kehadiran makam beliau di Ternate akan menjadi simbol penghormatan, ruang refleksi, dan pengingat bagi generasi muda tentang arti pengabdian yang tulus kepada rakyat.”
Pesan Moral di Tengah Jarak Politik dan Rakyat
Di tengah zaman ketika politik sering melahirkan jarak antara pemimpin dan masyarakat, Syahrir menyebut H. Bur menghadirkan pesan moral tentang kepemimpinan sejati.
“Kepemimpinan sejati lahir dari kedekatan, ketulusan, dan keberpihakan kepada wong kecil. Beliau mengajarkan bahwa pemimpin besar bukanlah mereka yang paling lama berkuasa, tetapi mereka yang paling lama hidup dalam hati masyarakatnya.”








Komentar