Dalam catatan yang dirilis 23 Mei 2026, Jacob menyebut serangan tersebut membuat empat nomor WhatsApp-nya rusak sehingga harus diganti. Ia menilai buzzer memiliki keunggulan karena mendapat dukungan dana dari pihak-pihak yang menginginkan suasana negeri tetap gaduh.
“Permakluman ini perlu disampaikan. Pertama, karena sudah berulang kali dialami. Kedua, karena harus mengganti nomor kontak untuk 4 WhatsApp yang rusak akibat serangan tidak beradab itu. Ketiga, mengisyaratkan bahwa ‘Operasi Kodok’ memang sedang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan massif, yang harus kita hadapi secara lebih bijak,” tulis Jacob.








Komentar