Meski begitu, ia mengingatkan bahwa kebijakan baik hati ini harus dibalas dengan kerja nyata. Ia meminta ASN dan PPPK menjaga profesionalisme, disiplin, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Bukan sekadar bicara, tetapi harus dibarengi dengan kerja kolektif. Mari berlaku adil dan profesional. Kita kerja apa, kita dapat apa,” ujarnya.
*Permintaan Maaf Sebelum Berangkat Haji*
Di akhir arahannya, Bassam juga menyampaikan permohonan maaf jika selama kepemimpinannya masih ada kekurangan dalam kebijakan maupun pelayanan pemerintah daerah. Ia memohon doa restu dari seluruh aparatur sebelum menunaikan ibadah haji.
Kebijakan Bassam ini menjadi napas segar di tengah kecemasan ASN daerah yang terpapar gelombang efisiensi. Sebuah pesan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, pemimpin tetap bisa memilih berpihak pada manusia, bukan hanya pada angka di neraca keuangan.***












Komentar