Dalam arahannya, Sekda menegaskan sejumlah poin strategis terkait peran vital Bappelitbangda dalam mengawal perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Ia juga meluruskan persepsi publik terkait program Rabu Menyapa yang menurutnya kerap disalahartikan.
“Perlu saya luruskan, Rabu Menyapa bukan agenda politik. Program ini murni untuk memastikan pelayanan publik di setiap OPD berjalan optimal,” tegas Rizal.
Ia menekankan bahwa program tersebut merupakan instrumen pengawasan sekaligus upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, Sekda mengingatkan pentingnya menjaga nama baik institusi dan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru kita dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi,” ujarnya.








Komentar