oleh

Diskusi Hangat GMRI: Dari Negarakertagama hingga Program Kabinet, Dibalut Suasana Kekeluargaan

-Jakarta-152 Dilihat

Pemikiran tersebut diperkuat oleh pandangan Sri Eko Sriyanto Galgendu yang menilai nilai-nilai dalam Negarakertagama memiliki keterkaitan erat dengan lahirnya Pancasila. Ia menyebut, meski implementasi Pancasila kerap terabaikan, substansinya tetap relevan sebagai pedoman berbangsa.
“Konsep ‘Toto Tentrem Kerta Raharja’ dalam Negarakertagama menggambarkan cita-cita negara yang kuat, aman, tenteram, dan damai. Ini masih sangat relevan untuk Indonesia hari ini,” ujarnya dalam forum.

Kitab Negarakertagama sendiri ditulis oleh Empu Prapanca pada masa kejayaan pemerintahan Hayam Wuruk sekitar tahun 1365. Selain sebagai karya sastra, naskah ini juga diakui sebagai dokumen historiografi penting yang mencerminkan tingginya peradaban Nusantara, baik dari sisi pemerintahan maupun spiritualitas.

Diskusi juga menyinggung perjalanan historis penemuan naskah tersebut oleh J. L. A. Brandes dalam ekspedisi kolonial KNIL di Lombok, yang turut menjadi pengingat bahwa upaya penghapusan jejak sejarah telah terjadi sejak masa penjajahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *