Tak hanya itu, Sofyan juga menyoroti potensi efek limpahan dari daerah sekitar, seperti Halmahera Barat, yang juga akan melakukan pembayaran serupa. Menurutnya, Kota Ternate masih menjadi pusat aktivitas ekonomi dan magnet belanja bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.
“Tambahan dari Halbar juga signifikan. Puluhan miliar rupiah akan beredar, dan Ternate tetap menjadi pusat belanja, sehingga efeknya makin besar bagi ekonomi lokal,” tambahnya.
Ia pun mengimbau agar publik tidak terburu-buru bersikap apriori terhadap kebijakan tersebut.
Menurutnya, langkah fiskal yang diambil Pemkot Ternate telah melalui perhitungan matang, baik dari sisi kondisi keuangan daerah maupun dampaknya terhadap ekonomi secara menyeluruh.
“Pemerintah tentu mempertimbangkan aspek mikro dan makro secara komprehensif. Kebijakan fiskal seperti ini dirancang agar berdampak berkelanjutan, bukan sesaat,” pungkasnya.








Komentar