Acara yang digelar di halaman rumah dengan taman bunga itu pun terasa semakin “romantis”, memadukan keindahan suasana dengan keakraban antarwarga. “Kita buat lebaran Pak Sekda ini jadi romantis,” celetuk salah satu tamu yang hadir, disambut tawa ringan para undangan.
Kehadiran warga lintas agama dalam rangkaian open house ini menjadi bukti kuatnya toleransi di Ternate. Lebaran bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Rencananya, ketiga pimpinan daerah tersebut masih akan melanjutkan agenda open house dalam beberapa hari ke depan, memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk bersilaturahmi langsung.



Komentar