Syi’ah sebagai Mazhab tersendiri, memiliki sejumlah sub-mazhab, seperti Nazgab Ja’fariyah, Mazhab Zaidiyah, Mazhab Ismailiyah dan Mazhab Azaar. Namun yang unik dalam Madzhab Syi’ah memiliki sosok Imamah, yaitu seorang penerus Nabi Muhammad yang memiliki otoritas spiritual. Dan tafsir batini, yaitu suatu tafsir yang mencari makna pada kedalaman bathin selain makna Zahir. Adapun yang dimaksud dari makna Zahir itu adalah makna literal yang langsung dan jelas merujuk pada teks Al Qur’an atau hadist.
Dalam keyakinan Mazhab Syi’an, makna Zahir sering dibedakan dengan makna bathin, yaitu makna yang tersembunyi di dalam teks ayat Suci Al Qur’an. Sebagai contoh, dalam Surat Al Fatihah (1:1) “Alhamdulillah” memiliki makna Zahir, yaitu “Segala puji bagi Allah”. Sedangkan makna bathin dari ayat yang sama dapat dipahami sebagai “Puji yang sebenarnya hanya milik Allah” Atau, “Puji yang mendalam dan menyeluruh bagi Allah”.
Yang terpenting dari uraian tulisan ini ialah untuk mempermudah generasi muda memasuki wilayah spiritual yang sangat diperlukan untuk membentengi diri dengan etika, moral yang terbingkai dalam akhlak mulia sebagai manusia yang telah menerima karunia langsung dari Allah dalam bentuk kesempurnaan dari semua makhluk ciptaan-Nya. Sehingga kedekatan diri dengan Yang Maha Pencipta juga Yang Maha Kuasa, dapat menjatuhkan diri dari berbagai bentuk kemaksiatan dan kejahatan yang tidak disukai juga oleh Tuhan. Jadi begitulah keperluan kita mebahani berafam Mazhab untuk memperlancar jalan mendekatkan diri kepada Tuhan.








Komentar