“Kegiatan Sigofi Gam akan kita jadikan gerakan rutin. Ini adalah gerakan kolektif bersama masyarakat, dan Satgas Kebersihan adalah mitra utama kita,” ujar Wali Kota.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan bukan hanya bulan suci, tetapi juga bulan yang menantang dalam hal pengelolaan sampah. Aktivitas masyarakat yang meningkat harus diimbangi dengan pengendalian sampah yang maksimal.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Ternate adalah kota yang nyaman, bersih, dan layak dikunjungi. Apalagi tahun ini kita menjadi tuan rumah agenda nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Ini momentum penting untuk memperkuat citra kota kita,” tegasnya.
Kegiatan Rabu Menyapa ditutup dengan sesi dialog terbuka yang penuh keakraban. Para petugas kebersihan menyampaikan aspirasi, keluhan, dan harapan mereka secara langsung kepada pimpinan daerah. Sebuah langkah nyata dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat dan produktif.








Komentar