Menurut Nabil, pemilihan Jakarta International Velodrome sebagai venue bukan tanpa alasan. Lokasi ini dinilai sangat representatif dan strategis untuk menampung ribuan pengunjung serta pelaku UMKM yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Salah satu yang kita bahas adalah pemilihan venue, dan akhirnya kita sepakat memilih Jakarta International Velodrome karena lokasinya sangat representatif,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, panitia juga telah menetapkan pembagian area untuk tenda-tenda pasar murah, stand UMKM, serta area bazar. Semua persiapan teknis dan logistik pun mulai dimatangkan demi kelancaran acara.














Komentar