“Pelabuhan adalah nyawa perekonomian daerah. Ketika aktivitas di pelabuhan terganggu, maka dampaknya akan dirasakan langsung pada perputaran ekonomi. Di sinilah peran vital TKBM dalam memastikan semua proses berjalan lancar,” tegasnya.
Tak hanya itu, Sekda juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan manajemen kelembagaan koperasi. Menurutnya, tuntutan profesionalisme dan keselamatan kerja di sektor bongkar muat semakin tinggi, sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan kedisiplinan.
“Kepercayaan mitra dan pengguna jasa pelabuhan sangat ditentukan oleh kualitas kerja, kedisiplinan, dan keselamatan. Ini harus menjadi perhatian serius,” jelas Rizal.
Sekda juga mendorong Koperasi TKBM untuk menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, swasta, dan pemerintah, guna meningkatkan nilai tambah koperasi dan kesejahteraan anggotanya. Ia menegaskan bahwa Pemkot Ternate siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
“Koperasi adalah soko guru perekonomian nasional. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan,” tambahnya.













Komentar