oleh

Dr.H.Rizal Marsaoly, Sekda Kota Ternate Buka Forum Konsultasi RKPD 2027: Ternate Mantapkan City Branding Kota Rempah

-Kota Ternate-489 Dilihat

Ternate, 3 Februari 2026 — Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Auditorium Bappelitbangda Kota Ternate, Selasa (3/2/2026). Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai sektor.

Baca Juga  Lounching RM Foundation di H - 1 Ramdhan, Sekda H.Ical “Berbagi Kemanusian”

Forum yang mengangkat tema “Penguatan City Branding Ternate Kota Rempah dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Strategis Berbasis Kepulauan melalui Peningkatan Daya Saing Industri Kreatif, UMKM, IKM, serta Kapasitas Penyandang Disabilitas” ini menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi publik dan menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Rizal Marsaoly menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum reflektif untuk mengevaluasi capaian dan tantangan dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2029 yang telah berjalan hampir satu tahun.

Baca Juga  THR dan TPG Guru di Ternate Cair Sebelum Lebaran, Komitmen Humanis Sekda Rizal Marsaoly Pastikan Hak ASN Terpenuhi

“Kita sudah berada di bulan Februari, dan pada tanggal 20 nanti, genap satu tahun implementasi RPJMD. Ini saat yang tepat untuk melihat kembali apa yang sudah kita capai dan apa yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ujar Sekda.

Ia menyoroti pentingnya konsistensi dan koordinasi lintas sektor dalam menyusun RKPD 2027, terutama dalam menghadapi tantangan keterbatasan anggaran akibat penyesuaian belanja minimum. Menurutnya, kondisi fiskal yang terbatas tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas perencanaan.

Baca Juga  Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemkot Ternate Tetap Tunaikan Hak Pegawai dan Insentif Keagamaan

“Perencanaan itu seperti pabrik. Setiap bidang menyumbang komponen. Kalau ada yang tidak lengkap, maka produk akhirnya tidak akan sempurna. Maka kita harus merangkai semua komponen itu secara utuh dan rasional,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *