Sabtu, 7 Februari 2026 | Halmahera Utara, Maluku Utara. — Di sebuah desa kecil bernama Soakonora, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, senyum seorang anak perempuan berusia tiga tahun kini menjadi simbol harapan dan kekuatan. Namanya Pratiwi Baba, atau yang akrab disapa Ade Tiwi. Di usianya yang masih sangat belia, Ade Tiwi telah melewati perjuangan yang tak mudah—melawan penyakit leukemia, atau kanker darah, yang menggerogoti tubuh mungilnya.
Namun, di balik kisah pilu itu, ada cahaya terang yang datang dari sosok dermawan yang tak asing lagi bagi masyarakat Maluku Utara: Haji Robert Nitiyudho Wacho, atau yang akrab disapa Haji Robert. Melalui program NHM Peduli, Haji Robert kembali menunjukkan kepeduliannya yang tulus kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan di saat-saat paling sulit.
Perjalanan pengobatan Ade Tiwi dimulai dari RSUD Tobelo, lalu berlanjut ke RS Kandou Manado sejak 21 Agustus 2025 hingga Jumat, 6 Februari 2026. Selama lebih dari lima bulan, Ade Tiwi menjalani serangkaian pengobatan intensif. Di tengah proses yang panjang dan melelahkan itu, Haji Robert dan tim NHM Peduli tak pernah lepas tangan. Mereka hadir, bukan hanya sebagai penyokong biaya, tetapi juga sebagai penguat semangat bagi keluarga kecil dari pelosok Halmahera ini.



Komentar