“Dengan kerja sama ini, masyarakat Obi kini bisa mendapatkan layanan kesehatan yang ditanggung BPJS langsung di RSU Obi, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Labuha. Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan BPJS Kesehatan untuk mewujudkan pelayanan yang merata dan berkualitas,” jelas Fitriani.
RSU Obi Siap Layani Pasien BPJS
Direktur RSU Obi, Diky Hardiansyah, memastikan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya telah siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Obi. Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan, seperti kamar operasi, ruang radiologi, dan kehadiran tiga dokter spesialis (anestesi, penyakit dalam, dan kebidanan-kandungan), RSU Obi kini mampu menangani berbagai kasus medis secara mandiri.
“Pasien dari puskesmas di wilayah Obi, termasuk ibu hamil dari desa-desa seperti Wayaloar, kini bisa langsung dirujuk ke RSU Obi. Tidak perlu lagi ke Labuha. Ini akan sangat membantu masyarakat, baik dari sisi waktu maupun biaya,” ungkap Diky.
Ia juga menambahkan bahwa sistem rujukan tetap akan dilakukan secara berjenjang, kecuali dalam kondisi kegawatdaruratan yang bisa langsung ditangani di UGD RSU Obi.
Capaian UHC 99 Persen, Bukti Nyata Keberpihakan pada Rakyat











Komentar