Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan industri kreatif lokal seperti batu Bacan merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah.
Sultan Bacan, Sultan Muhammad Irsyad Maulana Albaqir Sjah, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menyampaikan harapannya agar asosiasi ini mampu menjadi wadah yang inklusif bagi para pelaku bisnis lokal. Ia menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang berbasis budaya dan kearifan lokal agar dapat bersaing di pasar global.
“Asosiasi ini harus menjadi contoh dalam mengelola potensi lokal secara profesional, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi akar kekuatan kita,” ujar Sultan Bacan.










Komentar