Rizal juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Ternate tengah menyiapkan sistem digitalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah bernama e-PAD, yang akan terintegrasi dengan berbagai instansi, termasuk BPRS dan BP2RD.
“Ini adalah langkah konkret untuk mencegah penyimpangan, sesuai dengan rekomendasi KPK. Kita ingin Ternate menjadi kota yang bersih dari praktik korupsi,” ujarnya.
Prestasi membanggakan pun disampaikan Rizal, di mana Kota Ternate saat ini menempati posisi pertama dalam penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK, mengungguli Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Ini bukan prestasi saya, tapi prestasi kita semua. Kita harus terus berbenah dan menjaga kepercayaan publik,” tambahnya.














Komentar