“Pemerintah Kota Ternate mendukung penuh upaya pemberdayaan ini. Kami ingin profesi ojek tidak hanya dipandang dari sisi fungsional, tetapi juga dari sisi kemanusiaan dan kemandirian. Mereka adalah pahlawan transportasi yang setiap hari mengantar anak-anak ke sekolah, ibu-ibu ke pasar, dan pekerja ke tempat kerja,” tutur Rizal, yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Lebih dari sekadar pelantikan, acara ini menjadi simbol penguatan identitas dan solidaritas para pengemudi ojek di Ternate. Dengan semangat gotong royong dan profesionalisme, Rizal berharap organisasi ini mampu menjadi rumah besar yang menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi ojek, sekaligus mendorong anggotanya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.
“Om Ojek dan Ci Ojek harus menjadi wajah baru transportasi Ternate yang ramah, tertib, dan terpercaya. Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat menggunakan jasa ojek, dan para pengemudi pun merasa dihargai dan dilindungi,” tambahnya.








Komentar