Pemotongan gaji ini akan dialokasikan untuk mendukung percepatan pemulihan di daerah terdampak, termasuk bantuan langsung kepada korban, dukungan logistik bagi relawan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak di lapangan.
Tradisi pemotongan gaji untuk kemanusiaan bukan hal baru bagi PKS. Sebelumnya, langkah serupa telah dilakukan saat pandemi Covid-19, gempa bumi di Cianjur, serta bencana banjir dan longsor di berbagai wilayah Indonesia.
“Ini adalah tradisi kepedulian yang terus kami jaga. Setiap kali bencana melanda, kader dan aleg PKS selalu bergerak cepat, bukan hanya dengan pernyataan, tetapi dengan aksi nyata,” tambah Almuzzammil.







Komentar