Bacan, Halmahera Selatan –Suasana duka dan kepanikan menyelimuti Desa Amasing Kota Utara, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, setelah beredar luas sebuah video amatir yang memperlihatkan detik-detik mencekam seorang anak kecil yang belum diketahui identitasnya (8) diduga diterkam buaya di kawasan Rawa Rawabadak, Selasa sore (16/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIT.
Video berdurasi singkat yang viral di media sosial itu memperlihatkan kepanikan warga yang berusaha menolong, namun buaya yang menyeret korban ke dalam air menghilang begitu cepat. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian publik, khususnya warga Maluku Utara, yang mengecam kurangnya pengamanan di wilayah yang diketahui sebagai habitat buaya liar.
Kepala Desa Amasing Kota Utara, Usman Djauhan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa lokasi kejadian memang dikenal sebagai daerah rawan karena merupakan habitat alami buaya. “Kami sangat prihatin. Saat ini warga bersama aparat desa masih melakukan pencarian. Kami juga mengimbau seluruh orang tua untuk segera memastikan keberadaan anak-anak mereka,” ujar Usman.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum dapat dipastikan. Namun, diduga korban adalah anak laki-laki berusia sekitar 8 tahun yang bermain di sekitar rawa tersebut bersama teman-temannya.





Komentar