Ternate, 2024 – Dr.Saiful Ahmad, akademisi dan pengamat kebijakan publik, memberikan saran tajam namun membangun kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, agar lebih terbuka dalam belajar dan berkoordinasi dengan para pejabat senior di lingkup pemerintah provinsi. Menurutnya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi juga oleh kemampuan untuk memahami sistem pemerintahan yang kompleks dan saling terhubung.
“Gubernur Sherly sebaiknya membuka diri dan belajar dari pejabat-pejabat yang sudah berpengalaman di Pemprov Malut Mereka ini ahli dalam urusan pemerintahan termasuk urusan koordinasi,” ujar Saiful dalam keterangannya, Selasa (25/6).
Saiful menekankan pentingnya menanggalkan ego jabatan dalam proses belajar dan berkoordinasi. “Tidak usah malu karena ego level. Jangan berpikir, ‘Ah saya kan Gubernur, masa belajar dari anak buah?’ Itu keliru. Kapasitas manusia berbeda-beda. Gubernur Sherly mungkin unggul dalam manajemen bisnis, tapi dalam tata kelola pemerintahan, ada yang lebih ahli,” tegasnya.
Mantan Tenaga Ahli Pimpinan DPR/MOR RI ini juga menyoroti pentingnya koordinasi dalam sistem pemerintahan yang bersifat sistematis dan saling terhubung, baik secara hirarkis, horizontal, maupun vertikal. Ia mengingatkan bahwa tanpa koordinasi yang baik, pemerintahan bisa berjalan tidak tertib dan tidak etis.








Komentar