Instruksi ini bukan sekadar seruan, tapi telah menjadi gerakan nyata. Di Maluku Utara, para kader PKS membuktikan bahwa jarak bukan penghalang untuk peduli. Bahwa meski mereka tak bisa hadir langsung di lokasi bencana, mereka tetap bisa hadir lewat bantuan yang dikirimkan dengan penuh cinta dan keikhlasan.
Di tengah bencana, PKS ingin menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tapi juga soal kemanusiaan. Dan dari Maluku Utara, mereka mengirimkan pesan yang kuat: bahwa Indonesia adalah satu, dan ketika satu bagian terluka, bagian lain akan datang mengobati.
Sebuah pelajaran tentang solidaritas, dari ujung timur Indonesia untuk saudara-saudara di barat yang sedang berduka. Sebuah kisah yang membuktikan bahwa di tengah bencana, masih ada harapan—dan harapan itu datang dari hati yang tulus.






Komentar