“Diplomasi budaya ini adalah bentuk rekayasa sosial yang cerdas. Ini bukan hanya soal seremoni, tapi desain sosial yang menyentuh akar masyarakat,” ujar seorang pengamat sosiologi dari Universitas Khairun Ternate.
—
Sinergi Agromaritim dan Harmoni Budaya: Visi Pembangunan yang Inklusif
Mengusung tema “Saruma: Sinergi Agromaritim dan Harmoni Budaya di Timur Nusantara”, festival ini juga menjadi refleksi arah pembangunan Halmahera Selatan ke depan. Bupati Bassam menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga pada pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.
“Potensi agromaritim dan budaya lokal harus dikelola secara terpadu dan berkelanjutan. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal jati diri,” tegasnya.
Sektor pertanian, kelautan, tambang, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi pilar yang saling menguatkan. Dan SARUMA FEST menjadi ruang aktualisasi dari sinergi tersebut.
Para pengamat politik dan sosiologi menilai langkah ini sebagai bentuk diplomasi budaya yang cerdas dalam rangka membangun stabilitas sosial, politik, Eko Oki dan keamanan. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah—dari tambang, pertanian, perkebunan, kelautan hingga pariwisata—stabilitas sosial menjadi kunci agar pengelolaan kekayaan ini benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Tema tahun ini, ‘Saruma: Sinergi Agromaritim dan Harmoni Budaya di Timur Nusantara’, menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam. Harus ada pelestarian budaya, penguatan identitas lokal, dan harmoni sosial,” tegas Bassam.
Dengan pendekatan ini, duet Bassam-Helmi tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur sosial. Mereka menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Langkah ini menjadi contoh bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya soal angka dan proyek, tetapi juga tentang bagaimana merawat jiwa dan semangat masyarakatnya. Dan di Halmahera Selatan, semangat itu kini menyala terang dari panggung Festival Saruma.












Komentar